Ketika Dapur Cokelat Usung Konsep Baru di Valentine Day

SURABAYA- Meskipun pemerintah mengeluarkan larangan kepada muda-mudi, khusus para pelajar untuk tidak melakukan perayaan Valentine Day. Namun, Dapur Cokelat tetap melakukan banyak cara untuk meningkatkan penjualan pada peringatan hari kasih sayang itu.

Outlet yang berada di Jalan Biliton ini merubah konsep yang sebelumnya untuk remaja, kali ini sasarannya adalah untuk keluarga.

Asisten Supervisor Dapur Cokelat, Tan Windi Rara Prameswari mengatakan perubahan konsep tersebut untuk menambah penjualan di Hari Valentine.

"Bukan lagi pasangan remaja target kami, melainkan untuk keluarga, sahabat dan kolega," kata Tan Windi Rara Prameswari kepada bicarasurabaya.com saat ditemui di outletnya, Senin (13/2/2017).

Perubahan konsep itu ternyata terbukti lebih banyak peminatnya. Produksi cokelat yang dijual mulai harga Rp 8. 250 hingga yang termahal Rp 300 ribu itu banyak terjual.

Meskipun ia tak merinci kenaikannya pada saat ada event tematik tersebut, Windi mengakui adanya peningkatan sekitar 50 persen, hal ini disebabkan oleh kreatifitas Dapur Cokelat yang mengeluarkan tema baru.

"Valentine Day kali ini, kita mengeluarkan 18 bentuk cokelat dan 1 cake, mulai lusa kemarin kita keluarkan produk baru sudah banyak pesanan dari customer," ungkapnya.



Windi juga mengatakan cokelat yang berbentuk rumah atau yang diberi nama Home Sweet Home yang dijual dengan harga Rp 300 ribu sudah terjual 20 pics.

"Sedangkan untuk cokelat yang berbentuk hati (Two Dozen Heart) yang biasa kami jual dengan harga Rp 295 ribu yang didalamnya berisi 24 bentuk cokelat, juga sudah banyak diminati customer," ujarnya.

Menariknya, customer yang membeli cokelat Two Dozen Heart bisa merequest tulisan. Selain itu, dalam peringatan Valentine Day kali ini, Dapur Cokelat juga mengeluarkan menu spesial yakni cake Sweet Love Barry. (Deny Prastyo/M.Syarrafah).

Tinggalkan Komentar