Razia Gabungan Saat Valentine Day, Satpol PP Surabaya “Panen” Tangkapan

SURABAYA- Gabungan personil Satpol PP, Kogartap III, Polrestabes Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dan BNN menggelar operasi di beberapa titik di Kota Surabaya pada Hari Kasih sayang atau Valentine Day, Selasa, (14/2/2017). Operasi gabungan ini dibagi dalam tiga titik, yaitu wilayah Utara, Selatan dan Timur.

Reporter bicarasurabaya.com mengikuti salah satu tim tersebut. Pada saat itu, petugas gabungan ini melakukan razia di Hotel Legian yang berada di Jalan Tempu Rejo, mereka berhasil menjaring 14 pasangan sekaligus yang bukan suami istri. Ada pula sepasang siswa-siswi SMA Swasta yang ikut terjaring pada operasi gabungan tersebut.

Saat diintrograsi petugas, sepasang anak SMA ini awalnya mengaku mengerjakan tugas sekolah dan belum melakukan hubungan layaknya suami istri. Namun, setelah diintrogasi lebih lanjut oleh petugas, mereka pun mengakui bahwa sudah melakukan perbuatan asusila dengan barang bukti alat kontrasepsi. Mereka pun akhirnya dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Suabaya.

Selanjutnya, petugas gabungan ini bergerak ke Hotel Sirkuit dan berhasil menjaring 30 pasang bukan suami istri. Bahkan, ada pula salah satu anggota TNI dan satu anggota Satpol PP Kota Surabaya yang masih dalam masa orientasi.

Kasatpol PP Kota Surabaya, Irvan Widiyanto mengatakan razia gabungan kali ini untuk menjaring perilaku asusila pada saat perayaan Valentine, makanya dia memastikan akan menindak tegas siapapun yang terjaring razia.

"Untuk anak-anak di bawah umur yang terjaring razia, kita akan berkoordinasi dengan Unit PPA Polrestabes Surabaya," kata Irvan Widiyanto, Selasa, (13/2/2017).

Sementara anggota Satpol PP Kota Surabaya yang ikut terjaring petugas, Irvan juga memastikan akan menindak tegaas dan tidak ada toleransi walaupun yang bersangkutan masih dalam orientasi.

"Kita akan melakukan penindakan pemberhentian, karena sudah melakukan pelanggaran yang tidak bisa ditoleransi," ungkap pria yang kini juga menjabat sebagai Plt BPB dan Limas Kota Surabaya.

Sedangkan satu anggota TNI yang turut terjaring pada saat razia, ia mengaku akan menyerahkan kepada Gartap III untuk ditindaklanjuti.

“Tapi, semua yang terjaring razia akan dites urine oleh petugas dari Dinas Kesehatan dan BNN Kota Surabaya,” pungkasnya. (Deny Prastyo/M. Syarrafah).

Tinggalkan Komentar