Bahas SuroboyoPedes, Komunitas bicarasurabaya Blusukan Polrestabes Surabaya

SURABAYA- Komunitas #bicarasurabaya blusukan ke Markas Polrestabes Surabaya untuk membahas tindaklanjut acara menanam Cabai serentak dengan tagline #SuroboyoPedes, Jumat, (24/2/2017). Pada kesempatan itu, panitia #SuroboyoPedes ditemui langsung oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M Iqbal di ruangannya.

Dengan didampingi jajarannya, Iqbal mendengarkan penjelasan dari Ketua acara #SuroboyoPedes, Kusnan tentang detail acara #SuroboyoPedes yang acaranya bakal digelar maraton pada tanggal 1-5 April 2017. Di akhir penjelasannya itu, Kusnan meminta partisipasi jajaran Polrestabes Surabaya dalam acara ini.

“Jadi, saya memohon jajaran Polrestabes Surabaya untuk mendukung dan berpartisipasi dalam acara #SurabayaPedes itu,” kata Kusnan yang didampingi para panitia acara.

Selain itu, Kusnan juga meminta keterlibatan para Polisi Wanita (Polwan) Polrestabes Surabaya dengan patroli sepedanya di beberapa lokasi acara. Bahkan, Polwan itu diharapkan bisa turut serta menanam bibit Cabai yang akan disediakan oleh panitia. “Itu yang kami harapkan kerjasamanya dengan Polrestabes Surabaya,” ujarnya.

Setelah mendengarkan paparan tersebut, M. Iqbal, menyetujui dan siap berpartisipasi pada acara tersebut. Sebab, acara semacam itu dinilainya sangat penting untuk kepentingan kepolisian pula. “Saya siap. Kami memang membutuhkan acara seperti itu untuk kepentingan kepolisian, apalagi seperti ini, makanya kami siap,” katanya tegas.

Bahkan, ia langsung meminta kepada jajarannya untuk berkoordinasi dengan panitia acara supaya mempersiapkan hal-hal teknis yang diperlukan pada saat acara. Pada saat itu, Iqbal juga mengapresiasi grup WhatsApp Komunitas #bicarasurabaya yang selalu aktif menyuarakan kepentingan masyarakat.

“Pokoknya kami siap. Saya ini yang masih masuk di grup #bicarasurabaya, kalau yang lain saya sudah keluar karena terlalu banyak juga,” ujarnya.

Seusai pertemuan itu, Iqbal juga mengajak komunitas #bicarasurabaya blusukan ke museum aktif yang ada di markasnya. Museum itu terdapat beberapa peralatan Polrestabes Surabaya zaman dulu, seperti senjata, alat sadap, kamera, seragam hingga brangkas Polrestabes Surabaya beserta peralatan lainnya.

“Ini seragam yang kami abadikan. Tujuannya untuk memacu semangat kami supaya terus berjuang di tengah-tengah masyarakat,” kata dia.

Bahkan, pada saat itu Iqbal juga mengajak komunitas masuk ke ruangan Kombes Pol M. Jasin yang masih sangat asri. Di ruangan itu, terdapat seragam polisi M. Jasin beserta foto, meja dan benda-benda peninggalannya. “Ya di sinilah ruang kerja beliau, masih kami abadikan,” pungkasnya. (M. Syarrafah)

Tinggalkan Komentar