Pengakuan Polwan Saat Salat Ditemani "4 Wanita" Misterius

SURABAYA- Gedung Markas Polrestabes Surabaya merupakan salah satu bangunan cagar budaya yang dilestarikan oleh Pemkot Surabaya. Terbukti dengan adanya Surat Keputusan Wali Kota Surabaya pada tahun 2008 yang ditempel di tembok gedung sisi utara.

Gedung peninggalan Belanda itu ternyata menyimpan misteri, mulai dari ruang kerja pahlawan nasional Komjen Pol M. Jasin hingga Masjid Baiturrahman yang seringkali ada jin salat. Bahkan, salah satu Polwan yang sekaligus Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Lily Djafar menceritakan pengakuannya saat salat ditemani "4 wanita" misterius.

Ruang kerja M. Jasin itu terletak di museum aktif Polrestabes Surabaya. Ketika memasuki pintu ruang kerja itu, aroma kemenyan sudah menyengat hidung. Di ruangan itu terdapat beberapa peninggalan M. Jasin, termasuk meja kerja, foto, seragam polisi bertuliskan M. Jasin, penghargaan yang diraih serta beberapa benda lainnya yang masih asri.

Berada di ruangan itu, seakan diawasi dan bulu kuduk selalu berdiri, suasananya yang hening menambah keseraman ruangan itu. Makanya, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M Iqbal ketika mengantarkan komunitas #bicarasurabaya masuk ke ruangan itu mewanti-wanti supaya tidak takut apabila bulu kuduknya berdiri.

“Ya di sinilah ruang kerja beliau, masih kami abadikan,” kata Iqbal ketika mengantarkan komunitas #bicarasurabaya ke ruangan tersebut beberapa hari lalu.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Lily Djafar juga menceritakan misteri di markasnya, yaitu salat ditemani "4 wanita" misterius di Masjid Baiturrahman Polrestabes Surabaya.

Awalnya, pada suatu malam seusai tugas, dia salat sendirian di masjid tersebut. Di tengah khusyuknya salat hingga satu rakaat, ia sadar kalau ada makmum atau orang yang mengikuti salat di belakangnya.  Sehingga dia bertindak layaknya imam salat.

“Nah, saya kaget ketika selesai salat tidak ada orang sama sekali di belakang saya,” kata Lily kepada bicarasurabaya.com.

Ia pun semakin kaget ketika ada salah satu personil Polrestabes Surabaya yang mengatakan melihat Lily salat bersama empat makmum di belakangnya. Tapi, setelah salam tidak ada satu pun makmum yang  mengikutinya di belakang.

“Saat itu pula saya baru sadar,  mungkin saya salah bersama jin Polrestabes Surabaya,” ujarnya sembari tersenyum. (M. Syarrafah/BS)

Tinggalkan Komentar