Bonek Nyalakan Flare, Laga Persebaya Vs PSIS Semarang Sempat Terhenti

SURABAYA- Ribuan Suporter fanatik Persebaya Surabaya yang melakukan Ueforia  dengan menyalakan kembang api atau flare membuat laga Persebaya Surabaya kontra PSIS Semarang sempat dihentikan karena  Stadion Gelora Bung Tomo terhalang kabut asap.

Pantauan bicarasurabaya.com, hampir seluruh tribun suporter bonek menyalahkan kembang api dan tak henti-hentinya  bernyanyi mendukung tim kesayangannya itu.
Juru bicara bonek, Andi Peci mengatakan hal ini sangat wajar, karena ini merupakan luapan kegembiraan para suporter yang rindu tribun.

"Hal ini sebagai bentuk ueforia karena ini laga pertama Persebaya di kandang sendiri, setelah empat tahun vakum," kata Andi Peci seusai jumpa pers, Minggu (19/3/2017).

Sementara itu, Presiden Direktur Persebaya Surabaya, Azrul Ananda mengatakan dirinya melihat dari segi positif ini, mereka rindu akan tribun karena penantian yang lama mulai tahun 2013.

"Kita tadi sudah berbicara ya mas Edy (ketum PSSI) mas Imam Nahrawi mereka ini kelihatan rindu akan tribun yang sudah bertahun-tahun tidak bisa berpesta di Surabaya, jadi kita memahami betul kerinduan itu," kata Azrul saat jumpa pers.

Azrul juga menambahkan pihak juga paham akan aturan tentang larangan menyakahkan flare, apalagi Ketua PSSI mencetitakan baru saja kena sanksi denda sebesar 5 miliar rupiah baru lalu.

"Saya rasa suporter bonek sudah semakin ada kemajuan, itu terbukti kita suruh matikan merela langsung mematikan, karena ini luapan kegembiraan yang sudah hampir 4,5 tahun vakum," tandasnya. (Deny Prastyo/M. Syarrafah)

Tinggalkan Komentar