Wow, Pelajar SD Surabaya Diajari Antisipasi Penjambretan

SURABAYA- Siswa-siswi SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya mengikuti simulasi tentang mengahadapi tindak kejahatan penjambretan ketika bersama orang tuanya saat pulang dan pergi ke sekolah.

Sebelum simulasi dimulai, para siswa-siswi mendapatkan pengarahan  dari Polsek Wonokromo yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Wonokromo, Kompol Agus Bahari. Anak-anak tampak ceria dan sangat memperhatikan setiap pengarahan dan simulasi itu.

Kompol Agus memberikan tiga pesan penting ketika terjadi tindak kejahatan penjambretan, pertama ia menyampaikan keselamatan adalah hal yang paling utama dibanding harta yang harus dipertahankan ketika terjadi tarik ulur.

Kemudian yang kedua, Agus mengatakan anak-anak harus berpegangan dengan erat dan yang terpenting adalah mengingatkan orang tua kalau yang dibonceng anaknya.

"Harus diingatkan kepada orang tua, kalau kita (anaknya) yang sedang dibonceng," kata Kompol Agus Bahari saat di halaman Sekolah SD Muhammadiyah 6 Gadung, Kamis (24/8/2017).

Sedangkan yang ketiga, Agus juga mengingatkan bahwa anak-anak harus mulai mengenal lingkungan sekitar, seperti ketika ada tindak kejahatan, bisa mengingat pengendarannya, sekaligus plat nomornya.

"Dengan anak-anak dikenalkan sejak dini tentang mengenali lingkungan sekitar, nantinya juga bisa membantu petugas untuk  mendapatkan informasi ketika ada tindak kejahatan di jalan,” ungkapnya.

Setelah mendapatkan pengarahan dari Kapolsek Wonokromo, anak-anak juga mendapatkan simulasi secara langsung. Beberapa simulasi dipraktekkan kala itu.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 6 Gadung Munahar mengatakan kegiatan simulasi ini supaya anak-anak bisa mengerti harus bagaimana ketika ada penjambretan di jalan, sehingga dia juga bisa menyampaikan kepada kedua orang tuanya tentang perilaku penjambret itu.

"Maraknya peristiwa kejahatan penjambretan, membuat banyak orang tua was-was ketika akan mengantarkan anaknya ke sekolah. Semoga dengan simulasi ini dapat membantu mereka supaya tidak was-was lagi," tandasnya. (Deny Prastyo)

Tinggalkan Komentar