Ngeriii, Pocong hingga Buto Ijo Selalu Berkeliaran di Gerbong Maut

SURABAYA- Gerbong Maut yang berada di area Museum Juang 45 Jl Mayjen Sungkono Surabaya ternyata menyimpan sejuta misteri. Gerbong berwarna hitam itu kini sudah tidak terawat lagi.

Bahkan, semak belukar sudah memenuhi hampir seluruh lokasi situs bersejarah itu, sehingga suasana di sekitar gerbong maut itu menjadi angker. Warga sekitar pun banyak yang menemui sosok astral yang acap kali menjumpai mereka.

Samiran (60) salah satunya. Penjual rokok yang menghuni di sekitaran Gerbong maut menceritakan pengalamananya melihat sosok misterius di sekitar Gerbong Maut itu.

Ketika itu sudah menjelang pagi atau tepatnya sebelum adzan subuh. Karena sepi, dia ingin buang air kecil di sekitar Gerbong Maut itu. Namun, dia kaget setengah mati ketika melihat sosok putih menyerupai pocong.

“Lha, pocong itu tiba-tiba muncul diantara pepohonan pisang itu. Saya langsung lari terkaget-kaget,” kata Samiran kepada bicarasurabaya.com, Jumat (25/8/2017).

Samiran yang sudah lama tinggal di kawasan tersebut juga menceritakan banyak pengakuan rekan-rekannya yang pernah bertemu genderuwo di sekitar wilayah itu. Kala itu, seorang sopir taksi ingin membuang air kecil di kawasan Gerbong Maut itu.

“Tiba-tiba, dia melihat sosok seram bertaring berwarna hijau yang muncul dari Gerbong Maut, dia langsung lari terbirit-birit mengaku habis melihat buto ijo dengan wajah yang menyeramkan," ungkapnya sambil menunjukan bulu tangannya yang tegak merinding.

Tak Hanya Sariman, Istrinya juga mengaku sering melihat pocong dan ada suara gedor-gedor di Gerbong Maut itu. Biasanya, pada hari-hari tertentu pasti ada suara gedor-gedor di Gerbong itu.

"Saya sudah sering melihat hantu pocong di sini, tak hanya itu kadang ada suara seperti orang gedor-gedor pada malam hari," ujarnya.

Cerita misterius lainnya juga datang dari penjual sapi hewan kurban, Oni Wartawi (33 tahun) yang berjualan di kawasan Museum Juang 45 Jl. Mayjen Sungkono. Ia menceritakan pengalamannya ketika bersinggungan dengan beberapa makluk astral penghuni Gerbong Maut.

Ketika itu, dia lembur membersihkan semak beluk itu, waktu itu sudah menunjukkan pukul 22.00 WIB. Salah satu sopir pengangkut hewan kurban berpamitan mandi di kamar mandi yang berada tak jauh dari tempat itu. Oni menceritakan temannya lari ketakutan melihat bayangan hitam besar yang seperti orang duduk.

"Sopir saya setelah mandi langsung lari ketakutan, katanya melihat sosok hitam mirip dalbo," ujarnya.

Setelah sopirnya lari terbirit-birit, kini gantian rekannya saat jaga hewan dagangannya hingga menjelang adzan subuh. Rekan Oni itu mengaku berpamitan ingin sholat subhuh berjamaah di masjid yang berlokasi di Kelurahan Dukuh Pakis.

Setelah naik jalan setapa, langkah demi langkah, temannya tersebut dihadang oleh sang penunggu rumah yang ada di seberang Gerbong Maut.

"Arek-arek e teko (hantu)," sambil berlari kembali bergabung dengan rekannya. (Deny Prastyo)

Tinggalkan Komentar