Ini yang Terjadi Ketika Coba-coba Tidur di Atas Makam

SURABAYA- Tempat Pemakaman Umum (TPU) seringkali menyimpan berbagai misteri. Salah satunya yang terjadi di TPU Ngagel Rejo Jl. Bung Tomo Surabaya atau tepat di depan makam Bung Tomo.

Kala itu, Samsuri, seorang penjual batu nisan atau kijing sedang beristirahat di atas batu nisan yang berwarna hitam. Sembari menunggu pembeli batu nisannya itu, ia tertidur pulas di atas makam.

Tak lama kemudian, ia terbangun dari tidurnya, karena seperti ada yang membangunkan, padahal tidak ada orang di sekelilingnya. Setelah kejadian tersebut, hal aneh terjadi pada Samsuri. Kepalanya sakit terus menerus hingga tak kunjung sembuh selama sepekan.

"Saya dulu pernah tiduran di atas makam hitam itu, tiba-tiba saya kaget, seperti ada yang membangunkan. Setelah itu saya sakit kepala, sakitnya gak hilang-hilang sampai seminggu," kata Samsuri sambil menunjuk ke arah sebuah makam yang berwarna hitam, Senin, (28/8/2017).

Baca juga: Menengok Bisnis Batu Nisan di Sekitar Makam Bung Tomo

Keanehan itu pun akhirnya diceritakan dan menyebar di tengah tetangganya, sehingga ada yang percaya dan ada pula yang tidak. Makanya, Samsuri sampai menantang tetangganya yang tidak percaya itu.

Tantangannya adalah tidur di atas makam warna hitam yang berada di TPU Jalan Bung Tomo. Merasa tidak percaya dengan hal ghaib, tetangganya itu pun akhirnya menerima tantangan Samsuri dengan tidur di atas makam warna hitam.

“Lha, ketika tetangga saya juga tidur di atas makam itu, kejadian yang sama menimpa kepadanya, ia juga sakit kepala yang tak kunjung sembuh. Aneh memang, tapi itu nyata,” ujarnya.

Selain itu, peristiwa misterius lainnya juga sering dirasakan Samsuri yang sudah 19 tahun berjualan batu nisan atau kijing di Jalan Bung Tomo. Ia menceriakan kebiasaannya mencium bau tak sedap dari makam yang baru dikuburkan dan makamnya ambles.

"Baunya gak enak, kecium sampai sini. Pokoknya kalau ada yang baru meninggal pas tanahnya ambles, bakal ada bau gak enak," ungkapnya.

Baca juga: Kembang Kempis Bisnis Batu Nisan, Hanya Ramai Saat Bulan Ramadhan

Cerita penjual batu nisan ini membuat bulu kuduk orang yang mendengarkannya akan berdiri. Bagaimana tidak, pengalamannya selama berjualan ini sungguh menyeramkan.

Belum lagi ketika akan ada pembeli atau pemesan batu nisan, biasanya ada tanda-tanda suara “gubrak” dari dalam kuburan. Setelah ada tanda-tanda itu, maka dapat dipastikan akan ada pembeli batu nisannya.

"Kalau ada suara gubrak dari kuburan, gak lama bakal ada orang yang beli batu nisan. Gak sekali dua kali, selalu seperti ini kalau ada yang mau beli dagangan saya," ujar Samsuri yang memastikan kejadian itu berulang kali. (Reiffia S. Dwiyoto)

Tinggalkan Komentar