Dishub Kembali Gembok 5 Kendaraan yang Parkir Sembarangan

SURABAYA- Dishub Kota Surabaya kembali mengelar operasi gabungan bersama Polrestabes Surabaya, dan Gartap III dengan melakukan penertiban kendaraan yang parkir tidak pada mestinya.

Operasi serupa pernah digelar Dishub di sekitar Balai Kota Surabaya, mereka juga menggembok mobil yang parkir sembarangan meskipun itu mobil pelat merah.

Operasi yang kesekian kalinya ini dimulai pukul 10.00 WIB, petugas dengan membawa mobil derek serta menggunakan motor petugas mulai melakukan operasi dari Jalan Darmawangsa menuju Jalan Airlangga hingga Jalan Kertaja.

"Kita temui pelanggaran 5 kendaraan yang ditinggal oleh pengendaranya, kemudian kita lakukan penggembokan," kata Kepala Seksi Penertiban Dishub Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo disela-sela penertiban di Jalan Airlangga, Rabu (13/9/2017).

Menurut Trio, nantinya jika pengendara ingin melepaskan gembok yang dipasang di salah satu roda depan, pemilik kendaraan harus lapor ke Command Center.

"Setelah kita melakukan penggembokan, jika pemilik ingin membukanya harus menghubungi 112 dan ada informasi pada yang stiker yang kita tempel di mobil, namun setelah buka diganti dengan surat tilang," katanya.

Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Gubeng, IPTU Ratna Santi Dewi, mengatakan setiap harinya masih banyak ditemui pelanggaran di kawasan Jalan Darmawangsa dan Jalan Airlangga.

"Pernah kita turunkan yang lumayan banyak, dalam sehari bisa sampai sepuluh tilang, dulu sempat kita rutin menjadi tertib, setelah tertib kita operasi ke tempat lainnya, ternyata kembali lagi," ujar.

Ia juga berharap operasi rutin seperti ini terus digelar agar pengendara selalu tertib walaupun tidak ada operasi.

Dalam operasi penertiban parkir liar tersebut ,sempat terjadi inciden yang lucu, lantaran pengendara tak mau ditilang dan berusaha melobi petugas Dishub Surabaya agar tidak ditilang.

"Saya tadi tidak parkir di sini, saya hanya berhenti sebentar untuk menerima telpon," kata perempuan yang melanggar sambil menunjukan kartu nama sebagai pegawai asuransi.

Reporter: Deni Prastyo

Editor: M. Syarrafah

Tinggalkan Komentar