Risma: Demi Allah Saya Tidak Mau Jadi Gubernur Jatim

SURABAYA- Setelah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri berkunjung ke Surabaya Senin (11/9) lalu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini semakin lantang menunjukkan penolakannya untuk maju di Pilgub Jatim. Risma pun berani bersumpah atas penolakannya itu.

"Saya bersumpah, demi Allah, demi Tuhan. Saya sudah sampaikan ke Ibu Mega jauh-jauh hari, jika saya tidak mau menjadi gubernur Jatim," kata Risma saat menggelar pertemuan dengan pimpinan media di rumah dinasnya Jalan Sedap Malam, Rabu (13/9/2017).

Menurut Risma, jika memang ingin menjadi gubernur, pasti dia tidak akan memilih Gubernur Jawa Timur, tapi lebih baik memilih Gubernur DKI Jakarta.

“Saya sudah sampaikan ke Bu Mega sebelum ribut-ribut Pilgub Jatim,” ujarnya.

Selain itu, jika dihitung tantangannya, maka menjadi Gubernur Jakarta lebih menguasai daripada di Jawa Timur. Sebab, di Jakarta wilayahnya relatif terjangkau, tapi kalau di Jawa Timur wilayahnya sangat luas.

"Berat saya. Bagaimana kalau ada masalah di Banyuwangi sana, atau di kepulauan sana. Saya kira tidak, ini terlalu luas, saya tidak sanggup," ungkapnya.

Oleh karena itu, Wali Kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu pun yakin bahwa rekomendasi dari PDIP untuk Pilgub Jatim tidak akan diberikan kepada dirinya. Sebab, Megawati sangat mengerti prinsipnya.

“Bu Mega mengerti prinsip saya, karena saya tidak berkenan, seperti yang terjadi di Pilkada Surabaya putaran kedua, saya bilang jika masih kuat, tapi saya tidak meminta dan waktu itu rekomnya diberikan kepada saya. Nah, di Pilgub Jatim ini saya tidak berkenan,” tegas Risma.

Pada kesempatan itu pula, Wali Kota Risma blak-blakan soal penolakannya sejak ditawari jadi menteri, Pilgub DKI hingga Pilgub Jatim.

Semua tawaran dari PDIP khususnya Megawati ditolak semuanya karena Wali Kota Risma masih ingin menyelesaikan amanahnya untuk mensejahterakan warga kota Surabaya.

Reporter: M. Syarrafah

Tinggalkan Komentar