Mensos Khofifah Akan Berangkatkan Kapal Kemanusiaan Bantu Rohingya

SURABAYA- Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin dijadwalkan akan memberangkatkan kapal kemanusiaan di Dermaga Terminal Petikemas Surabaya, Kamis (21/9/2017).

Pada saat itu, ACT akan menyalurkan 2 ribu ton beras ke Bangladesh yang akan dibagikan untuk pengungsi Rohingya. Beras-beras tersebut berasal dari Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) milik ACT di Desa Jipang, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Marketing communication ACT, Dian Laksana mengatakan 2 ribu ton beras itu akan diangkut menggunakan kontainer dari Desa Jipang menuju Dermaga Terminal Petikemas Surabaya.

"Jika tidak ada aral melintang, Kapal Kemanusiaan rencananya bakal dilepas hari Kamis (21/9/2017) nanti oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan Presiden Aksi Cepat Tanggap Ahyudin di Dermaga Terminal Petikemas Surabaya," kata Dian saat jumpa pers di salah satu rumah makan di Surabaya, Senin (18/9/2017).

Dari Dermaga Terminal Petikemas itu akan diangkut kapal kemanusiaan dan akan berlayar dengan bendera Indonesia karena atas nama Bangsa Indonesia.

Sementara itu, Kepala Desa Jipang, Ngadi, mengatakan dalam rangka menyiapkan 2 ribu ton beras itu warganya tidak mengenal hari libur. Apalagi beras yang akan dikirimkan itu merupakan beras terbaik dan harus mampu bertahan dalam perjalan laut dari Surabaya menuju Bangladesh.

“Tak disangka, amanah untuk menyiapkan ribuan ton beras untuk membantu Rohingya ini datang tepat di momen panen raya Desa Jipang dan di desa-desa sekitar Cepu,” ujar Ngadi.

Menurutnya, beras yang terkumpul itu merupakan hasil panen dari sekitar 98 hektare lebih sawah yang ada di Jipang.

“Butuh waktu kurang lebih seminggu, sebuah proses yang begitu cepat, semangat kami untuk siapkan amanah Bangsa Indonesia, 2000 ton beras dari Cepu, Kabupaten Blora untuk Rohingya di Bangladesh,” pungkasnya.

Reporter: Deny Prastyo

Editor: M. Syarrafah

Tinggalkan Komentar