Mengenal Sosok Pilot Belanda yang Patungnya Jaga Makam

SURABAYA- Patung yang berada di komplek pemakaman Kembang Kuning ini merupakan patung pilot Alfred Emile Rambaldo yang meninggal pada Juli 1911 silam.

Tak susah untuk mencari keberadaan patung ini, karena letaknya tak jauh dari jalan beraspal. Patung yang memiliki warna dominan putih ini nampak duduk di atas makam, ia seakan setia menjaga makamnya.

Patungnya pun nampak mencolok, sehingga dapat menyita perhatian orang-orang atau pengendara yang melintas di area pemakaman.

Namun, beberapa warga sekitar dan pengelola makam tak tahu persis siapa orang yang ada di dalam makam tersebut, warga biasa menyebutnya sebagai makam Pak pilot.

Baca juga: Patung Pilot Belanda itu Setia Menjaga Makamnya Sendiri

"Kami nggak tahu pasti siapa nama orang itu, yang kami tahu ya hanya itu makam Pak Pilot. Makam itu sudah ada sejak zaman Belanda, sudah lama sekali sebelum saya lahir," terang Yudi salah satu petugas kebersihan di Makam Kembang Kuning Surabaya, Selasa (3/10/2017).

Berdasarkan data yang dilansir oleh http://nationalgeographic.co.id, Alfred Emile Rambaldo merupakan perwira Angkatan Laut Belanda pertama yang berhasil terbang menggunakan wahana lighter than air (balon udara) pada tahun 1910.

Perwira kelahiran Rembang, Pasuruan ini melakukan perjalanan dari Surabaya menuju Semarang bersama seorang asistennya menggunakan balon udara panas. Namun, balon yang memiliki kekurangan, mudah diombang-ambingkan oleh angin dan juga temperatur cuaca, sehingga dia mengalami kecelakaan saat perjalanannya.

Baca juga: Patung Pilot Belanda di Makam Kembang Kuning, Nasibmu Kini

Balon udaranya tiba-tiba turun dan terperosok ke pucuk pepohonan hutan jati di daerah Blora, Jawa Tengah. Rambaldo terpental keluar dari balon udara tersebut, hingga keesokan harinya ia ditemukan meninggal.

Jasanya sebagai perwira dan berhasil menerbangkan balon udara pertama itu akhirnya diabadikan dengan mendirikan patung untuk mengenang jasa-jasanya. Dahulu patung tersebut terletak di Kroesenpark (sekarang Taman Apsari) Surabaya, kini patung tersebut dipindahkan ke Lapangan Udara De Kooy, Den Helder, Belanda, pada tahun 1949.

Baca juga: Misterius, Patung Pilot Belanda itu Posenya Berubah Sendiri

Patung tersebut saat ini bisa dilihat di Pangkalan Udara Valkenburg. Sedangkan bekas lokasi patungnya di Taman Apsari, berdiri patung Gubernur Soerjo (depan Gedung Negara Grahadi).

Hingga saat ini, belum terungkap siapa sebenarnya yang di makamkan di Kembang Kuning dan di atasnya dijaga oleh patung Rambaldo itu. Serpihan sejarah belum mampu mengungkap rahasia itu.

Reporter: Reiffia S. Dwiyoto

Editor: M. Syarrafah

Tinggalkan Komentar