Pelabuhan Tanjung Perak Jadi Sasaran Sosialisasi BNN Surabaya, Kenapa?

SURABAYA- Pelabuhan Tanjung Perak yang menjadi tempat kedatangan para penumpang kapal dari Indonesia Timur dan Internasional, dijadikan jujukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Surabaya untuk melakukan sosialisasi bahaya narkoba.

Bersama Reskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, BNN Kota Surabaya melakukan sosialisasi sekaligus memasang stiker stop narkoba di area dan stand makanan minuman yang ada di Surabaya North Quay (SNQ) lantai III Gapura Surya Nusantara.

Kepala BNN kota Surabaya AKBP Suparti mengatakan sosialisasi tersebut dilakukan oleh pihaknya di banyak tempat yang banyak masyarakat datang. 

"Di sini pengunjung yang mendatangi SNQ ternyata banyak anak mudanya. Dan itu sangat tepat dilakukan untuk sosialisasi. Seperti diketahui, banyak pemuda yang menjadi sasaran kejahatan narkotika tanpa mereka sadari," kata Suparti sambil memasang stiker itu, Rabu (4/10/2017).

Supervisor Marketing SNQ, Monique Dwijayanti mengatakan bila pihaknya sangat mendukung acara yang dilaksanakan oleh BNN kota Surabaya tersebut. 

"Kami selalu mendukung kegiatan yang bersifat positif. Bila pihak BNN Surabaya akan membuat acara seminar akan kami support kembali," kata Monique.

Iptu Heri Yudianto KBO Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengatakan sebelum melakukan kegiatan itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BNN Kota Surabaya untuk memberikan himbauan di wilayah Perak khususnya pelabuhan. 

Menurutnya, sosialisasi bahaya narkoba tersebut penting karena pelabuhan penumpang Tanjung Perak menjadi jujukan pengedar dan bandar narkoba untuk mendatangkan barang haram tersebut.

"Seperti tahun 2016 lalu, kami gagalkan pengiriman ganja melalui kapal laut. Dan berkat sosialisasi narkoba, banyak masyarakat sadar bahayanya yang terbukti di tahun 2017 ini belum ada penyelundupan narkotika," urainya.

Reporter: Deny Prastyo

Editor: M. syarrafah

Tinggalkan Komentar