Petunjuk Arah yang Menyerupai Reklame Akhirnya Ditindak Satpol PP

SURABAYA- Petunjuk arah yang menyerupai reklame berbentuk unik dan lucu di Jalan Mayjen Sungkono akhirnya ditindak oleh Satpol PP Kota Surabaya, Jumat (6/10/2017). Sebab, petunjuk arah itu dinyatakan melanggar peraturan daerah Kota Surabaya.

Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Surabaya Bagus Supriyadi mengatakan jika dilihat dari posisinya sudah jelas melanggar karena berada di ruang milik jalan atau pedestrian.

Baca juga: Petunjuk Arah ke Mal ini Menyerupai Reklame, Melanggarkah?

Selain itu, jika dilihat dari kondisi fisiknya, tidak ada tanda-tanda perijinannya. Padahal, jika rambu-rambu resmi pasti ada tanda perijinannya, sehingga ini semakin memperjelas pelanggarannya.

“Dilihat dari posisi dan fisiknya sudah jelas melanggar Perda 8 tahun 2006 tentang penyelenggaraan reklame,” kata Bagus kepada bicarasurabaya.com.

Karena sudah jelas melanggar, maka pada hari ini pula langsung ditindak dengan diberi tanda pelanggaran. Selanjutnya, dibuatkan surat pemberitahuannya untuk dikirim ke pihak pembuat petunjuk arah itu.

“Hari ini diberi tanda pelanggaran, lalu kami buatkan surat pemberitahuannya dan besok akan disampaikan. Baru nanti akan kami tertibkan,” ujarnya.

Rambu-rambu petunjuk arah itu berwarna kuning bergambar anak panah yang bentuknya lurus lalu berbelok menuju ke salah satu pusat perbelanjaan di kawasan tersebut. Di bawah anak panah itu bertuliskan “Ke Ciputra World Belok Kiri”.

Penunjuk arah yang dipasang di pedestrian itu terlihat disemen untuk mendirikan cagaknya. Rambu-rambu tersebut petunjuk arahnya dari Jalan Mayjen Sungkono mengarah ke Jalan Bintang Diponggo kemudian mengarah ke pusat perbelanjaan itu.

Reporter: M. Syarrafah

Tinggalkan Komentar