Petunjuk Arah yang Menyerupai Reklame Akhirnya Dicopot

SURABAYA- Petunjuk arah yang unik dan lucu di Jalan Mayjen Sungkono akhirnya dicopot sendiri oleh pihak Ciputra World. Hal itu dilakukan setelah mereka mendapatkan surat pemberitahuan bahwa rambu-rambu yang dipasangnya itu melanggar perda.

Pantauan bicarasurabaya.com di lokasi, rambu penunjuk arah itu sudah hilang. Yang ada hanya bekas pembongkaran yang menyebabkan pedestrian rusak. Beberapa batu bata pedestrian itu hilang dan tidak dirapikan lagi seperti semula.

Satpol PP Kota Surabaya ternyata sudah mengetahui pembongkaran petunjuk arah itu. Bahkan, mereka mengaku sudah survei ke lokasi untuk melihat kejelasannya.

“Iya, kami sudah datang ke lokasi dan ternyata sudah dibongkar,” kata Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Surabaya Bagus Supriyadi dihubungi bicarasurabaya.com, Selasa (10/10/2017).

Menurut Bagus, pihaknya sudah mengirimkan surat pemberitahuan kepada pihak Ciputra World tentang pelanggaran petunjuk arahnya itu. Mereka pun diberi waktu beberapa hari untuk mengambil petunjuk arah yang telah melanggar itu.

Oleh karena itu, Bagus menyampaikan terimakasih kepada pihak Ciputra World yang sudah bersikap kooperatif karena sudah mengambil reklame yang melanggar itu. Sebab, bagaimana pun juga jika dilihat dari posisi dan fisiknya sudah jelas melanggar Perda 8 tahun 2006 tentang penyelenggaraan reklame.

“Jadi, kami sampaikan terimakasih karena bersikap kooperatif,” ujarnya.

Sebelumnya, jika melintas di Jalan Mayjen Sungkono, tepatnya di depan salah satu hotel berbintang di kawasan tersebut, terdapat sebuah rambu atau petunjuk arah yang menyerupai reklame. Tempat pemasangannya pun berada di atas pedestrian.

Rambu-rambu berwarna kuning itu bergambar anak panah yang bentuknya lurus lalu berbelok menuju ke salah satu pusat perbelanjaan di kawasan tersebut. Di bawah anak panah itu bertuliskan “Ke Ciputra World Belok Kiri”. Penunjuk arah yang dipasang di pedestrian itu terlihat disemen untuk mendirikan cagaknya.

Setelah dicek oleh Satpol PP, petunjuk arah itu tak berijin, sehingga mereka langsung menempelkan stiker pelanggaran di petunjuk arah itu. Tak lama kemudian, Satpol PP mengirimkan surat pemberitahuan kepada pihak Ciputra World dan ternyata saat ini sudah dicopot sendiri.

Reporter: Reiffia S Dwiyoto

Editor: M. Syarrafah

Tinggalkan Komentar