Inikah Rambu Lalu Lintas Terpendek di Kota Surabaya?

SURABAYA- Ada pemandangan unik ketika melintasi di Jalan Pemuda, tepatnya di pertigaan depan Monumen Kapal Selam yang menghubungkan Jalan Pemuda dan Jalan Kayoon.

Di pertigaan itu, terdapat sebuah rambu lalu lintas atau petujuk arah yang berbeda dengan biasanya. Rambu itu terlihat sangat pendek dengan ketinggiann tidak sampai dua meter di atas permukaan tanah.

Rambu lalu lintas berbentuk lingkaran dan berwarna biru itu arahnya kalau lurus ke Jalan Pemuda dan kalau belok kiri ke Jalan Kayoon. Tepat di pertigaan itu, ada taman yang pojoknya ada rambu yang diduga terpendek se Kota Surabaya.

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surabaya Robben Rico mengatakan keberadaan rambu lalu lintas di pertigaan depan Monumen Kapal Selam tersebut untuk mengakomodir kenderaan yang mendekati rambu.

"Kalau terpendek bukan, melainkan kita ingin mengakomodir pengendara yang berdekatan dengan pertigaan bisa melihatnya," kata Robben Rico saat dihubungi bicarasurabaya.com, Rabu (11/10/2017).

Menruut Robben, standart rambu lalu lintas itu sebenarnya dua meter. Namun, itu tidak statis, melainkan harus melihat lokasi dan kondisinya agar semua pengendara bisa melihat keberadaan rambu-rambu tersebut.

"Kita lihat dulu lokasinya seperti apa, terpenting tidak mengganggu jalan, kadang kalau terlalu tinggi juga tidak terlihat oleh pengendara, kalau dirasa terlalu tinggi, bisa menyesuaikan lokasi, sedangkan di pedestrian dua meter ketentuannya," pungkasnya.

Reporter: Deny Prastyo

Editor: M. Syarrafah

Tinggalkan Komentar