Ini Alasan Putra Risma Ikut PDIP Daftar Pemilu 2019 ke KPU Surabaya

SURABAYA- DPC PDIP Surabaya resmi mendaftar ke KPU sebagai peserta Pemilu 2019 mendatang. Pendaftaran itu diikuti oleh ratusan kader PDIP yang jalan kaki dari Kantor DPC PDIP Jalan Kapuas menuju kantor KPU Surabaya di Jalan Adityawarman.

Diantara ratusan kader dan simpatisan PDIP yang ikut mengarak ke KPU itu, ada sosok yang menyita perhatian banyak orang. Sosok itu adalah Putra Wali Kota Risma, Fuad Benardi. Ia terlihat membaur dengan kader-kader PDIP lainnya.

Fuad mengaku sudah beberapa kali mengikuti acara PDIP itu, termasuk pada agenda pendaftaran verifikasi parpol di KPU kali ini. Ia pun sadar bahwa sebagai kader partai, sudah seharusnya datang pada agenda-agenda besar partai.

“Sebagai kader, setiap ada agenda partai datang. Apalagi ini agenda partai terkait verifikasi di KPU. Jadi, turut berpartisipasi,” kata Fuad kepada bicarasurabaya.com, Rabu (11/10/2017).

Putra pertama Risma ini pun mengelak jika kehadirannya itu untuk kepentingan caleg. Ia lagi-lagi mengaku sebagai kader partai hanya ingin mengantarkan PDIP ke KPU Surabaya.

“Kalau itu ndak mas (bukan kepentingan pencalegan), agenda tadi saya datang sebagai kader partai yang ingin mengantar PDIP verifikasi parpol di KPU Surabaya,” ujarnya.

Sebelumnya, ayah dari Gwen Syareefa Benardi ini berencana untuk maju di caleg Jatim. Fuad mengaku dukungan dari masyarakat Kota Surabaya di beberapa tempat menjadikannya lebih mantap dan optimis nyaleg di tingkat Jatim melalui PDI Perjuangan.

“Dukungan dari masyarakat Surabaya lewat beberapa wilayah Kota Surabaya yang meyakinkan saya untuk maju di caleg Jatim,” kata Fuad saat dihubungi bicarasurabaya.com, Minggu (24/9/2017).

Dukungan masyarakat Surabaya itu dalam bentuk personal-personal, namun nantinya apabila dia jadi nyaleg, para pendukung itu akan bermuara pada pembentukan relawan-relawan.

“Untuk sekarang dalam bentuk personal dan nanti muaranya pembentukan relawan-relawan yang memang sudah ada sejak tahun 2010,” ujarnya.

Reporter: Reiffia S Dwiyoto

Editor: M. Syarrafah

Tinggalkan Komentar