Paguyuban Rektor PTN Bertemu Pakde Karwo, Apa yang Dibahas?

SURABAYA- Paguyuban rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se Jatim menggelar rapat kerja dengan Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang diselenggarakan di Kampus Universitas Surabaya (Unesa) Lidah Wetan, Selasa, (17/10/2017). Pembahasan utama mereka adalah mengenai solusi bonus demografis Jatim yang mencapai 69,90 pada tahun 2019.

Bonus demografi ialah dengan melimpahnya usia produktif 15-64 tahun. Untuk menunjang sumber daya manusia diperlukan pengembangan tentang pendidikan vokasi untuk mencetak tenaga kerja yang terampil, dengan itu diharapakan akan memgurangi tingkat pengangguran pada tahun yang sama.

Dalam rapat kerja PTN se Jatim tersebut diikuti oleh 10 perguruan negeri yakni, Unesa, ITS, Unair, Unej, Unibraw, UPN, Universitas Trunojoyo, Universitas Negeri Malang, UIN Maulana Malik Ibrahim, dan UIN Sunan Ampel.

Ketua Paguyuban Rektor Mohammad Hasan mengatakan untuk menunjang era Sustainable Development Goals (SDGs) diperlukan sinergitas antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah provinsi.

"Konsep education nomic ini bisa terjadi dan terwujud di Jawa Timur, satu goal dari 17 goals yang diharapakan di era SDGs," kata Hasan yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Jember ini.

SDGs atau yang di-Indonesiakan berarti 'tujuan pembangunan berkelanjutan' berisi 17 tujuan dengan 169 capaian yang terukur dalam kurun waktu 15 tahun (2015-2030) dan dikeluarkan oleh PBB sebagai agenda dunia pembangunan untuk kemaslahatan manusia.

"Potensi perguruan tinggi untuk bersinergi dengan pemda melakukan pembangunan daerah hampir bisa masuk di seluruh goal SDGs. Lantaran keilmuan di perguruan tinggi sangat luas," terangnya.

Hasan, juga menambahkan jika saat ini Jawa Timur menjadi contoh pembangunan daerah di Indonesia. Pada evaluasi era Millenium Development Goals (MDGs) tahun 2015 lalu,  hampir di seluruh indikator melampui capaian nasional.

Sementara itu, dikesempatan yang sama Rektor Unesa, Profesor Warsono mengatakan pada tiga tahun silam gagasan tentang ekonomi Jawa Timur sudah pernah disampaikan oleh Pakde Karwo.

"Kali ini kita berharap, Pakde Karwo bisa mengangkat konsep education ekonomi di Jawa Timur, yang mana saat ini ekonomi kreatif sudah semakin berkembang," ujarnya.

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan pematangan strategi salah satunya yakni tentang pendidikan vokasional.

Saat ini Jawa Timur akan lebih cepat menghadapi demografis pada tahun 2019, yang mana bonus demografis pertumbuhannya lebih cepat dengan laju pertumbuhan penduduk Jatim hanya 0,59 dibawah angka nasional yang 1,03.

"Bila berkenan, nantinya kita akan menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi, untuk menjadi mentor siswa SMK/SMA dalam pendidikan vokasional ini," tandasnya.

Reporter: Deny Prastyo

Editor: M. Syarrafah

Tinggalkan Komentar