Wakili ASEAN, Tim Spektronics ITS Siap Menang di Kompetisi Amerika Serikat

SURABAYA- Tim Spektronic CHEM CAR Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) akan unjuk gigi dalam ajang bergengsi di Negeri Paman Sam Amerika Serikat, yaitu di kompetisi AIChE Chem-E-Car Competition 2017 pada 28  29 Oktober mendatang di Minneapolis, Amerika Serikat (AS).

Dalam kompetisi ini, Tim Spektronic ITS akan di menjadi satu-satunya wakil ASEAN dan akan bersaing dengan peserta lainnya dari Jerman, Taiwan, Korea, Australia, Saudi Arabia. "Kita harapakan menjadi yang terbaik dengan memenangkan kategori-kategori yang ada," Ketua Tim Spektronic Putu Adhi Rama Wijaya kepada wartawan, Rabu (18/10/2017).

Menurut Putu Adhi, dalam kompetisi mobil prototipe bertenaga kimia tersebut, tim spektronic akan menggunakan mobil generasi ke 13 yakni Spektronics Aero Aero Superior. Mobil tersebut merupakan penyempurnaan mobil prototipe yang sebelumnya telah dibuat oleh tim spektronic ITS sejak tahun 2010 yang sudah membuat 14 mobil prototipe.

"Dalam lomba spektronic ini, perlombaan mobil berbahan reaksi kimia, nantinya yang akan dinilai ialah safety dan ketepatan waktunya," kata dia.

Putu Adhi menjelaskan tahun ini, tim spektronic ITS Aero Superior merupakan penyempurnaan dari mobil Spektronics X yang sebelumnya menggunakan piston, dan sekarang menggunakan phenumatic.

"Sistem ini menggunakan phenumatic, merupakan sistem yang baru di mobil CHEM-CAR, dengan menggunakan sistem phenumatic tersebut kita bisa mendapatkan data lebih efektif dan efisen, jaraknya didapatkan dengan mililiter atau dengan bahan kimia yang sedikit  bisa mendapatkan jarak yang lebih jauh," ujarnya.

Spektronics Aerio Superior atau biasa disebut Spektronics AS adalah mobil gas bertekanan dengan memanfaatkan reaksi dekomposisi Hidrogen Peroksida (H2O2) dengan katalis Ferum (III) klorida (FeCl3) yang menghasilkan gas oksigen (O2) bertekanan dan air (H2O),

Nantinya, gas bertekanan akan menggerakkan mobil melalui pneumatik. Sistem pneumatik digunakan sebagai mesin penggerak mobil. Sistem dilengkapi dengan roller valve untuk mengontrol pergerakan pneumatik.

Tidak dibutuhkan reaksi untuk stopping mechanism, melainkan berdasarkan hasil reaksi dekomposisi untuk bergerak dan memberhentikan mobil. Sehingga mobil berhenti apabila gas oksigen telah habis.

"Dalam kompetisi nantinya jarak tempuh yang diperlombakan ialah 15 meter dan 30 meter dengan lintasan yang digunakan nantinya menyerupai lantai," ujarnya.

Sementara itu, Rektor ITS, Joni Darmawan secara simbolis memberangkatkan Tim Spektronics ITS di Gedung Rektorat ITS.

Joni Darmawan mengaku sangat senang atas capaian mahasiswanya yang tergabung dalam Tim Spektronics ITS yang beranggotakan 13 orang tersebut.

"Memang luar bisa tim teknik kimia ini, bisa meramu kimianya untuk menemukan formula untuk menghasilkan jarak tempuh yang tepat, ini sungguh tim yang sangat luar biasa, nantinya dengan keberangkatan di Amerika tidak hanya membawa nama ITS saja melainkan membawa nama negara dan juga ASEAN," tandasnya.

Reporter: Deny Prastyo

Editor: M. Syarrafah

Tinggalkan Komentar