Akhirnya, Risma Rawat Bocah yang Dibawa Gerobak dari Madiun ke Surabaya

SURABAYA- Waras Yanuar, bocah yang dibawa dengan gerobak dari Madiun ke Surabaya oleh Bapaknya Suprijadi akhirnya bisa bernafas lega. Sebab, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharni langsung meminta anak buahnya untuk merawat Yanuar hingga sembuh.

Bahkan, Wali Kota Risma sempat menelpon langsung Suprijadi untuk memberikan izin supaya bisa dirawat di rumah sakit. Hal itu dilakukan Wali Kota Risma setelah perjalanan pulang dari Jakarta.

Baca juga: Orang Tua Ini Rela Mendorong Gerobak dari Madiun ke Surabaya Demi Pengobatan Anaknya

"Pak anaknya jangan biarkan begitu, sudah gak usah mikir saya yang berdosa, itu tanggungjawabku, Sudah jangan mikir macem-macem, ayo dibawah ke rumah sakit, biar linmas yang kawal," kata Kabag Humas Pemkot Surabaya M. Fikser menirukan kata-kata Risma ketika menghubungi Suprijadi.

Fikser menjelaskan bahwa posisi Wali Kota Risma saat menghubungi Suprijadi itu masih berada di Bandara Halim Perdana Kusuma ketika hendak perjalanan pulang ke Surabaya, Kamis (19/10/2017).  

Baca juga: Putra Pendorong Gerobak dari Madiun ke Surabaya Menderita Penyakit Sejak 4 Tahun

Tak lama kemudian, pada pukul 18.30 WIB Suprijadi dan anaknya Waras Yanuar di jemput oleh petugas linmas dengan menggunakan ambulance PMI Kota Surabaya dan langsung dibawah ke IGD Rs Soewandhi untuk mendapatkan perawatan.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya yang sekaligus Plt BPB dan Limnas, Irvan Widyanto membenarkan jika pihaknya beserta Dinas Kesehatan diperintah langsung oleh Wali Kota Risma untuk menjemput Yanuar supaya segera mendapatkan pelayanan kesehatan dari Pemerintah Kota Surabaya.

Baca juga: Pendorong Gerobak Anak dari Madiun ke Surabaya Tak Pernah Ngemis

"Artinya begitu kita informasikan ke Bu Wali dan begitu Bu Wali tahu kalau itu warga Surabaya, kita bersama dinas terkait diperintahkan untuk menjemputnya dan dilakukan pengobatan hingga sembuh," kata Irvan Widianto saat dihubungi bicarasurabaya.com, Jumat (20/10/2017).

Irvan juga menambahkan jika kemarin petugas Linmas sempat kerepotan mencari Suprijadi dan anaknya Yanuar. Saat dilakukan pengecekan di rumah saudaranya di Jalan Nanas Geluran Sepanjang ternyata mereka tidak ada.

Saat itu, petugas menghubungi pihak keluarganya dan ternyata Suprijadi beserta anaknya itu sudah kos di Jalan Astro RT 21 RW 08 Kedung Turi Kecamatan Taman.

"Setelah berkomunikasi dengan petugas dan Bu Wali menelpon secara langsung akhir mau untuk dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan," ujarnya.

Baca juga: Pendorong Gerobak Anak dari Madiun Ternyata Warga Surabaya

Setelah dilakukan uji laboratorium dan perawatan dari petugas medis RS Soewandi, akhirnya kini Yanuar menginap di ruangan bugenville no 315 lantai 3.

Reporter: Deny Prastyo

Editor: M. Syarrafah

Tinggalkan Komentar