Tradisi Sedekah Bumi di Babatan Jadi Ajang Pemersatu Warga

SURABAYA- Warga Kelurahan Babatan Kecamatan Wiyung menggelar sedekah Bumi dengan melakukan kirab gunung giri waluyo dibawa keliling kelurahan, Minggu (22/10/2017).

Aneka hasil bumi disusun dalam gunungan setinggi hampir tiga meter. Gunungan itu diarak dalam pawai Sedekah Bumi Kampung Babatan. Kirab itu diikuti sekitar 35 ogoh-ogoh yang dibuat oleh warga Babatan RW 01  yang terdiri dari 15 RT.

"Sedekah bumi yang diadakan tiap tahun, kali ini lebih meriah, setiap RT mengeluarkan ogoh-ogoh sendiri-sendiri, menariknya mereka saling berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik meski mengeluarkan biaya yang tidak sedikit," kata Wakil Peyelenggara, Agus Sumartono kepada bicarasurabaya.com, Minggu (22/10/2017).

Agus menambahkan jika tahun ini mengambil tema Kebhinekaan dengan tujuan menjaga kerukunan karena di Keluruhan Babatan ada beberapa unsur agama seperti Hindu, Budha, Islam dan kepercayaan lainnya.

"Tujuanannya adalah mempersatukan NKRI dan menjaga keharmonisan dan  keberagamaan beragama," ujarnya.

Kirab itu menyita perhatian warga Babatan dan warga sekitar, sehingga banyak warga yang menunggu di pinggir jalan untuk sekadar melihat dan berswafoto dengan iring-iringan tersebut.

Reporter: Deny Prastyo

Editor: M. Syarrafah

Tinggalkan Komentar