Rahasia Kampung Tas Gadukan Surabaya yang Tetap Eksis Selama 42 Tahun

SURABAYA – Kampung Tas Gadukan Surabaya ternyata memiliki cara tersendiri supaya mereka bisa tetap eksis dan bertahap di tengah gempuran model-model tas modern dan tas produk pabrikan ternama.

Salah satu rahasianya adalah mereka terus berinovasi dan memperbarui model-model tasnya, sehingga mereka tetap eksis di zaman modern ini.  Beragam model tas diproduksi di tempat ini, seperti tas anak, ransel, fashion maupun tas yang digunakan untuk souvenir.

Produk tas fashion wanita pun tak kalah dengan hasil pabrikan ternama, para pengrajin mampu membuat beragam tas wanita dengan model yang beragam. Makanya, mereka mampu bertahan sampai sekarang, yakni 42 tahun.

Ali, salah satu pengrajin mengatakan dalam berinovasi memperbarui model-model tasnya itu, biasanya warga menyesuaikan tren yang berkembang saat ini. Mereka pun selalu mencari model-model tas yang sedang booming di pasaran dengan melihat dari internet.

“Selalu berinovasi mengikuti tren masa kini dan selalu mencari model yang sedang booming di pasaran. Itu sih cara kami selama ini,” kata Ali ditemui disela-sela membuat tas, Selasa (24/10/2017).

Bahkan, kata dia, para pengrajin di tempat ini mampu membuat model tas sesuai dengan keinginan pembeli atau pesanan pembeli. Mereka membuat beragam model tas yang diinginkan oleh pembeli sesuai dengan contoh yang diinginkannya.

”Kalau saya ngikuti pelanggan dia membawa sendiri contoh atau dia ingin buat seperti apa sesuai dengan keinginan pembeli, selagi saya bisa membuatkan ya saya buatkan,” ujarnya.

Produk dari Kampung Gadukan ini telah tersebar di berbagai wilayah seperti luar Kota Surabaya bahkan hingga ke luar pulau.

Selain itu, produk miliknya mampu menembus pasar di berbagai pusat perbelanjaan di Surabaya, seperti Darmo Trade Centre (DTC), Jembatan Merah Plaza (JMP), ITC hingga Pusat Grosir Surabaya (PGS).

Reporter : Arry Dwi Saputra

Editor: M. Syarrafah

Tinggalkan Komentar