Boneka Unik Asal Surabaya Semakin Mendunia

SURABAYA – Salah satu perajin boneka pakaian adat asal Kota Surabaya, Sukma Trilaksasih, terus berinovasi dan mengembangkan usahanya sejak 2008 silam. Perajin asal Rungkut Permai II ini merambah pasar mancanegara setelah diyakin sukses di Kota Pahlawan.

Sukma mengaku promosi kerajinannya itu melalui berbagai cara, bisa melalui ikut pameran, menyebar kartu nama, dan pemasaran melalui media sosial. Melalui cara itu, pesanannya pun kini tidak hanya datang dari dalam negeri, tapi juga luar negeri.

Baca juga: Ini Dia Boneka Penghasil Puluhan Juta Rupiah

“Boneka ini sudah saya pasarkan ke Australia, Korea, Jepang, Belanda, dan Amerika. Jadi, sudah semakin mendunia,” kata Sukma kepada bicarasurabaya.com, Jumat (27/10/2017).

Harga yang dipatok oleh Sukma pun bermacam-macam, mulai dari harga Rp 80-500 ribu, sehingga saat ini omzet rata-rata tiap bulannya mencapai Rp 25 juta.

“Pemesanannya kadang mereka hanya mengirim foto, nanti kita buatkan sesuai yang ada di gambar, sehingga tidak merepotkan para pelanggan,” ujarnya.

Seiring berjalannya waktu dan mengikuti pasar, Sukma juga memiliki jenis kreasi lain selain pakaian adat antara lain gantungan kunci, piring pajang, bunga hias dan topi. “Bahkan ada yang memesan sebagai mahar nikah jadi pakaiannya dari uang,” papar wanita paruh baya tersebut.

Yang menjadi pembeda adalah detail yang diberikan. Warna rambut hitam, mata biru dan bahan pembungkusnya digunakan dari akrilik dan kayu, Sukma memikirkan dari bentuk kemasan.

“Saya memberikan kualitas yang bagus jadi orang-orang tau bedanya mana punya saya dan mana punya orang lain,” imbuhnya.

Meski dibilang sudah sukses, Sukma tetap mengikuti berbagai pelatihan untuk mengasa ilmu dan berinovasi dengan mengikuti tren untuk bisnisnya tersebut.

Reporter : Arry Dwi Saputra

Editor: M. Syarrafah

Tinggalkan Komentar