Berhasil Bongkar Kasus Penipuan, Kapolrestabes: Kami Akan Habisi Pelaku Lainnya

SURABAYA- Polrestabes Surabaya berhasil membongkar kasus penipuan melalui telepon yang kemudian digiring ke ATM. Kasus penipuan ini telah 4 tahun dilakukan oleh tersangka di wilayah Jawa Timur dan di seluruh Nusantara.

Sebanyak 8 tersangka asal Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan melakukan aksinya dengan beragam modus penipuan dan menjerat keuntungan dari korbannya.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M. Iqbal mengatakan kasus ini sangat meresahkan masyarakat, bahkan ia juga sering sekali mendapat telepon dari pelaku dengan modus-modus seperti ini.

Iqbal beserta jajarannya menunjukkan kepastian hukum dan siap menghabisi semua pelaku-pelaku lainnya apabila masih terus meresahkan masyarakat. Bahkan, polisi tidak hanya berhenti dari kasus ini saja, karena mereka akan terus memburu para pelaku penipuan semacam itu.

"Hari ini saya mengekspos keberhasilan jajaran Polrestabes Surabaya untuk menunjukkan kepastian hukum dan tentunya kami akan juga menghabisi semua pelaku-pelaku ini. Tidak berhenti di sini saja," kata Kombes Pol M. Iqbal kepada wartawan, Minggu (29/10/2017).

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak percaya kepada semua iming-iming dan semua yang mengaku mendapat hadiah dengan modus transfer ke ATM.

"Saya selaku Kapolrestabes Surabaya menghimbau seluruh masyarakat agar sangat tidak percaya kepada semua iming-iming,  semua yang mengaku mendapat hadiah. Apalagi modusnya menggiring ke ATM, itu adalah modus hampir semua aksi penipuan dengan berbagai cara yang mereka lakukan. Itu adalah 100% penipuan," tegasnya.

Dalam kasus ini, para pelaku melakukan beragam modus untuk melakukan aksinya. Para tersangka berhasil meraup keuntungan per korban sekitar Rp 40-50 juta.

 

Reporter: Arry Dwi Saputra

Editor: M. Syarrafah

Tinggalkan Komentar