Tak Terasa, Pemburu Hantu Ini Bonceng Kuntilanak

SURABAYA- Pengalaman gaib yang dialami seseorang sangatlah berbeda-beda, ada orang yang bisa melihat wujud makhluk halus atau bahkan pernah diikuti oleh makhluk tak kasat mata itu.

Seperti pengalaman salah satu anggota komunitas D’Ghosbust ini, ia mengalami kejadian mistis setelah melakukan hunting di salah satu bekas bangunan SMA di Sidoarjo. Kejadian ini bermula saat sekelompok anggota berburu hantu dan memotretnya di bekas bangunan yang seram ini.

Kejadian mistis terjadi secara beruntun, di dalam bangunan bekas sekolah ini awalnya mereka disambut oleh suara hantaman keras dari pintu yang ada di bangunan ini. Suaranya sangat keras, seperti ada seseorang yang sedang membanting pintu itu.

“Pas baru datang, kami dikejutkan suara pintu yang sangat keras. Brakkkk.. kenceng sekali bunyinya, kayak ada yang banting pintu itu,” terang Wahyu.

Sontak suara ini sangat mengejutkan para anggota, sebab saat itu tidak ada angin kencang atau media apapun yang membuat pintu itu tertutup dengan kerasnya. Kejadian-kejadian aneh lainnya sering mereka temui di tempat ini.

Setelah puas beberapa jam mengelilingi bangunan ini dan mencari objek foto makhluk halus, mereka memutuskan untuk pulang menuju Surabaya. Namun, menurut pengakuan Wahyu, dalam perjalanan pulang tersebut ada kejadian aneh lain yang mengikutinya dalam perjalanan.

Ia mengaku ada yang duduk di jok belakang kendaraannya, seperti ada yang ikut menumpang. Wahyu yang merupakan indigo ini, melihat dari kaca spionnya, wujud menyeramkan seperti kuntilanak terlihat bonceng di jok belakangnya itu.

Sosok perempuan memakai seragam SMA itu terus mengikutinya, seragam putihnya menempel bercak-bercak darah. Separuh wajahnya tertutup oleh rambutnya yang terurai ke depan, separuh wajahnya terlihat hancur dan dipenuhi oleh darah.

Sosok siswi SMA yang mengerikan ini merupakan salah satu penghuni gedung sekolah yang angker tersebut.

“Kok cewek ini ngikutin ya?, dia pakek baju SMA ngikutin aku dibelakang,” ujar Wahyu anggota komunitas D’Ghostbust.

 

Reporter : Dinar Anggi Kinantiar 

Editor: M. Syarrafah

Tinggalkan Komentar