Sidebeep, Aplikasi Manjakan Kaum Milenial

Startup lokal mulai banyak 'unjuk gigi' di usia yang terbilang muda. Salah satunya Sidebeep, marketplaceyang khusus menyediakan jasa gaya hidup. 

Chief Marketing Officer Sidebeep, Yogi Apriandi menyatakan, market potensial untuk melakukan transaksi online berdasarkan data, yaitu mereka yang berada di rentang usia 21-35 tahun. Usia tersebut dinyatakan sebagai orang yang masih memperhatikan urusan lifestyle.

"Ada beberapa brandyang lagi viral di kalangan milenial, contohnya kan kayak cuci sneakers dan lain sebagainya. Itu dari kalangan mereka juga yang udah cobain. Ada testimoni, terus mereka banyak yang pushdi media sosial juga. Jadi kita berharap aplikasinya semakin banyak dikenal," ujarnya, di Jakarta, Sabtu (8/9/2018).

Belum genap sebulan, Ia mengklaim aplikasinya sudah di-download 500 pengguna. Walaupun jumlah transaksi untuk saat ini masih belum menembus angka 50, startuptersebut tetap optimis menjalankan bisnisnya. 

Sampai saat ini jumlah merchantyang tergabung sebanyak 300 yang tersebar di Jabodetabek.

"Kalau merchantyang gabung dengan kita harus yang sudah profesional. Kita enggak mau yang cuma iseng-iseng saja karena mereka punya keahlian di sana, atau yang hanya sampingan. 70 persen kita pastikan (profesional)," ujarnya.

Proses pendaftaran memang dinilai mudah, namun tim Sidebeep sendiri akan melakukan verifikasi yang tidak hanya dilakukan secara online. Sebelum disetujui, penjual jasa tidak akan bisa memasang iklan di platform-nya.

Untuk pembayarannya bisa dilakukan melalui dua jalur, cashdan non cash. Pembagian keuntungannya dengan cara merchanthanya harus membayar Rp10 ribu per transaksi.

Aplikasi Sidebeep sementara tersedia di sistem Android, dengan empat kategori, yaitu hobbyandlifestyle, homeandutilities, artandcraft, dan beautyandhealth

Jasa yang disediakan seperti pijat tradisional, lukis tato, modifikasi kendaraan, fotografer hingga tourguide(viva).

Tinggalkan Komentar