Menyantap Paprika Bisa Cegah Kematian Dini

Makan paprika secara teratur diklaim mencegah kematian dini dan memperpanjang harapan hidup seseorang. Hal itu disampaikan pakar kesehatan Inggris, yaitu ahli diet Juliette Kellow dan ahli gizi Sarah Brewer.

Paprika memiliki khasiat membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Tumbuhan dengan cita rasa pedas dari suku terong-terongan itu kaya akan vitamin C dan karotenoid sehingga mencegah kerusakan sel dan penyempitan pembuluh darah.

"Nutrisi itu bertindak sebagai antioksidan kuat yang membantu membersihkan radikal bebas," kata Kellow dan Brewer dalam buku mereka, Eat Better Live Longer - Understand What Your Body Needs To Stay Healthy.

Manfaat lain dari paprika adalah menjaga kesehatan paru-paru dan mencegah gangguan pernapasan seperti asma serta penyakit paru obstruktif kronis. Menyantapnya secara teratur juga bisa menurunkan risiko kanker paru-paru.

Untuk mendapatkan hasil optimal, jumlah asupan yang disarankan adalah tiga sampai empat porsi paprika setiap pekan. Cabai juga termasuk yang direkomendasikan, karena berkhasiat mengendalikan berat badan dan meningkatkan kesehatan jantung.

Kellow dan Brewer menyarankan konsumen memilih buah paprika atau cabai segar yang diolah dalam menu makanan. Cabai yang sudah dikemas dengan kualitas baik, cabai kering, serta bubuk cabai juga cukup direkomendasikan.

Secara umum, cara terbaik untuk mewujudkan hidup sehat adalah dengan makan sedikitnya lima porsi buah dan sayuran setiap hari. Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) juga menganjurkan olahraga teratur sebagai aspek penting meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Orang yang melakukan olahraga teratur memiliki kemungkinan hingga 50 persen lebih rendah untuk menderita diabetes tipe 2 dan beberapa jenis kanker. Selain itu, memangkas kemungkinan penyakit jantung koroner dan strok hingga 35 persen, dikutip dari laman Express.

Tinggalkan Komentar