Kantor Staf Presiden Susuri Tol Trans Jawa

Jelang Lebaran, Kantor Staf Presiden-Jasa Marga Susuri Tol Trans Jawa
Kantor Staf Presiden (KSP) menyusuri Jalan Tol Trans-Jawa bersama PT Jasa Marga (Persero) Tbk untuk melihat secara langsung persiapan yang telah dan akan dilakukan jelang mudik dan balik Lebaran 2019.

Kegiatan itu dilakukan pada Rabu (24/4/2019) dan Kamis (25/4/2019) dengan meninjau beberapa titik penting, seperti pelaksanaan proyek di interchange Cikunir Km 9.

Di lokasi itu terdapat tiga Proyek Strategis Nasional (PSN), yakni Tol Jakarta Cikampek (Japek) II Elevated, Lintas Rel Terpadu (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek), dan Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC). Ketiga proyek itu  saling bersinggungan.

Kemudian, peninjauan dilanjutkan ke Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang merupakan jalur utama arus mudik dan balik Lebaran.

Jasa Marga selaku pengelola terus melakukan berbagai persiapan, misalnya normalisasi lajur eksisting, dan perubahan lokasi transaksi dari Gerbang Tol (GT)  Cikarang Utama dipindahkan ke Cikampek Utama di Km 70 untuk ke arah Jawa dan GT Kalihurip Utama Km 67 untuk ke arah Cipularang.

Rombongan KSP yang dipimpin oleh Deputi I KSP Darmawan Prasodjo dan Tenaga Ahli Utama Kedeputian I KSP Febry Calvin Tetelepta serta jajaran Tenaga Ahli Madya dan Muda itu melihat keberadaan dan kesiapan Tempat Istirahat (TI) serta Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area di sepanjang Tol Trans-Jawa.

Mereka mengunjungi TIP Km 207A ruas Tol Palikanci, TIP Km 228A ruas Tol Kanci-Pejagan, TI Km 260B ruas Tol Pejagan Pemalang, TI Km 379A ruas Tol Batang-Semarang, TI Km 391A ruas Tol Batang-Semarang, TIP Km 519A ruas Tol Solo-Ngawi, TI Km 575A ruas Tol Solo-Ngawi, TI Km 626A ruas Tol Ngawi-Kertosono, dan TI Km 597B ruas Tol Ngawi-Kertosono.

Setelah berkunjung ke berbagai lokasi tersebut, Darmawan Prasodjo memberikan apresiasi kepada Jasa Marga, khususnya terkait komitmen untuk menyediakan kesempatan bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di TI sepanjang Tol Trans-Jawa.

"Saya lama tinggal di Amerika, tapi rest area-nya tidak ada yang sebagus di Km 519A ini, apalagi tenant di dalamnya juga didominasi oleh UMKM. Saya juga salut dengan kerja timnya yang tetap tenang dan mantap. Ini buah dari pengalaman yang harus diapresiasi dan didorong terus untuk lebih baik lagi ke depannya," ujar Darmawan dalam keterangan tertulisnya.

Selain persiapan di rest area, Jasa Marga juga meningkatkan kapasitas transaksi dengan menambah gardu operasi, percepatan transaksi di GT dengan mobile reader, dan penempatan petugas untuk membantu tapping e-toll.

Mengomentari hal itu, Febry Calvin Tetelepta meminta Jasa Marga mampu menjaga performa pelayanan secara disiplin selama berlangsungnya arus mudik dan balik.

"Karena ini kan momen ibadah ya, jadi kita ingin agar mereka datang dan pulang dengan senyum. Jadi pelayanan ini harus dijaga kedisiplinannya," ucap Febry (kp).

Tinggalkan Komentar